Waktu dan Kenangan yang telah lalu

Waktu adalah uang. Kata-kata itu selalu ada dipikiranku sejak pertama kali mendengarnya. Benar adanya, jangan sia-siakan waktumu, jangan selalu "ah, nanti saja.". Menunda-nunda waktu itu tidak baik. Kamu akan banyak kehilangan kesempatan, pengalaman, bahkan tersalip oleh saingan. Bayangkan kamu duduk malas bermain smartphonemu sedangkan lawanmu sedang belajar giat, tanpa menunda-nunda. Kalah kamu, pasti, telak.

Orang Memakai Jam Tangan


Bicara tentang waktu pasti kaitannya dengan jam. Sebuah alat untuk menunjukkan waktu. Ngomongin jam, aku pernah punya banyak sekali jam, terutama jam tangan, kalau jam dinding dapat dari kantor ayah paling :D hehe. Jam tangan pertamaku lupa seperti apa bentuknya, yang pasti dibelikan orang tuaku waktu ada pasar malam hehe. Aku juga tidak tau itu buatan mana, Indonesiakah, Jepangkah, Cinakah, atau Swisskah, aku kurang tahu. Tapi kalau kamu mau tahu Perbedaan Jam Tangan Buatan Swiss dan Buatan Jepang bisa baca di RADATIME BLOG di sini >> https://www.radatime.co.id/blog/?p=4506

Waktu terus berjalan, seiring aku beranjak remaja, jam tangan selalu merekat di tanganku. Ada beberapa alasan mengapa aku suka memakai jam tangan.
Pertama, kebutuhan terhadap waktu dan fungsinya. Dengan menggunakan jam tangan kita lebih efektif dan efisien mengelola waktu tanpa sulit mencari gadget dari kantong celana atau tas.
Kedua, fashion. Pada masa sekarang, masyarakat modern begitu memperhatikan penampilan dan fashion. Jam tangan pun bisa dijadikan sebagai penunjang penampilan dengan modelnya yang unik dan terkini.
Alasan-alasanku juga diamini oleh RADATIME BLOG, pada tulisan 5 Alasan Menggunakan Jam Tangan

Jam tangan yang paling berkesan dan paling lama aku pakai adalah merk Swiss Army. Jam yang dibelikan bapakku di salah satu mall di kota Tegal. Berkesan karena menemaniku ke mana saja, kalau bahasa sininya sih "Jaka Lara" artinya menemani di saat susah maupun senang. Ke mana-mana selalu kupakai, kecuali saat mandi. Ini kenangannya banyak. Dia menemani saat aku sedih karena cinta, menemani ketika senang, menemani saat tertawa dengan kawan lama, dan menemani saat jatuh di lubang hidup yang teramat dalam. Dan tak lupa, pengingatku untuk selalu tepat waktu beribadah kepada-Nya.

Sayangnya, jam itu patah. Sempat aku simpan, entah bagaimana jam itu hilang. Hilang pula kenangan yang terlampau banyak untuk diceritakan. Sudahlah, lupakan. Untuk kalian yang mau beli Jam Tangan merk apapun dengan Kualitas yang dijamin bagus, bisa langsung ke Radatime.co.id banyak sekali pilihannya, dan tentunya harga pas di kantong. Di websitenya, ada fitur Live Chat, jadi jangan sungkan bertanya ketika bingung. Langsung aja buka Radatime. Untuk yang suka main Instagram, bisa juga follow @radatimeofficial

Website Radatime


Oh iya, ada satu yang menarik ketika aku masih menggunakan jam tangan. Yaitu menggunakan jam tangan di tangan kiri dan yang di tangan kanan. Aku tim. menggunakan jam tangan kanan. Entah, enak saja dilihat ketika dipakai di tangan kanan. Aku sempat ditegur teman "Pakai jam tangan kok di tangan kanan sih. Yang bener di tangan kiri." Lah? Emang pakai jam tangan ada aturannya yak? Apa salahnya pakai jam tangan di tangan kanan. Ini menurutku sih.

Kesalahan pemakaian jam tangan ternyata ada artikelnya loh di RADATIME BLOG, ini 5 Kesalahan Umum dalam Mengenakan Jam Tangan.

Ada-ada saja yah hehe. Oh, iya ini gambar jam tangan terakhirku. Jarang kupakai, kegedean, hehe.

Jam Tangan Terakhirku


Sudah dulu ya, bye.

Read more

Lomba Blog #LiveDigital Home Credit

Beruntung bagi saya yang lahir di era kemajuan teknologi. Di usia saya yang hampir 20 tahun, saya merasakan betapa cepatnya perubahan teknologi. Dari saya SD hanya main Tamagochi sampai sekarang udah pegang smartphone 4G.

Live digital, itulah sebutannya. Betapa mudahnya mengakses informasi di era modern saat ini. Banyak sekali dampak live digital ini. Pastinya ada dua dampak yaitu positif dan negatif.

Era digital ini sangat memudahkan kita semua, terutama saya yang kuliah di jurusan Teknik Komputer. Segalanya sudah bersangkutan dengan yang namanya internet. Akses informasi dari dalam maupun luar negeri sangat mudah sekali. Itulah mengapa saya katakan "Beruntung orang yang hidup di era digital ini."

Bayangkan, orang dahulu harus menunggu berhari-hari, berminggu-minggu, hanya untuk saling menyapa. Sekarang? Mudah sekali dan sangat cepat hanya sekedipan mata pesan kita sudah sampai. Banyak sekali aplikasi chatting yang bisa kita gunakan sekarang ini seperti SMS, Blackberry Messenger, WhatsApp, Line, Facebook, dan lain sebagainya.



Untuk mencari informasi, asalkan ada internet, semuanya ada. Buka saja misal Google.com, ketikkan apa yang akan kita cari, selesai. Mudah bukan? Bahkan sepupu saya yang masih di PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) saja sudah bisa bermain dengan yang namanya gadget. Walaupun menurut saya belum sewajarnya dia memakai itu.



Eranya sudah beda. Saya membandingkan jaman Bapak saya muda dengan jaman saya sekarang ini. Dulu, Bapak saya rela ngeluarin uang banyak cuma untuk beli kaset musik. Iya, kaset musik, yang kadang kalau rusak tinggal diputer pakai pensil.





Bapak saya koleksi kaset banyak, dulu masih ada waktu saya SD sekarang udah engga ada entah ke mana. Menurut saya repot, walaupun masih banyak yang koleksi sampai sekarang ini.

Bandingkan dengan era saya. Era digital. Live digital. Enak, tinggal buka aplikasi semisal Spotify, asalkan ada internet, semua lagu bisa diputar gratis dan legal. Ingat! Legal. Say no to bajakan.





Lagi, Bapak saya harus beli VCD dulu buat muter video, sekarang saya dengan mudahnya hanya klik aplikasi Youtube, ketikkan video yang mau diputar, asalkan ada internet, jalan deh.




Ini eranya internet. Bisa dikatakan internet ini sudah menjadi kebutuhan primer. Asal ada internet, semua jalan. Internet ini ciptaan manusia yang menurut saya sangat sangat berguna dan bermanfaat asalkan digunakan dengan benar. Hidup di era digital, live digital, memang sangat dimudahkan. Bahkan nih, bahkan, ojek bisa di-online-kan. Salah satunya yang baru-baru ini masuk di kota saya, Kota Tegal yaitu Go-Jek.



Adanya Go-Jek ini menurut saya sangat bermanfaat, selain membuka lapangan pekerjaan baru, juga memudahkan orang yang ingin pergi ke sana ke mari. Yaaa walaupun masih banyak pro dan kontranya.

Oh iya, hampir lupa, di era digital ini semua serba aplikasi. Termasuk toko. Sekarang banyak sekali toko online di Indonesia. Dari Tokopedia, Bukalapak, Shopee, dan lain sebagainya. Ini juga memudahkan orang untuk berbelanja dari luar kota. Saya gaperlu ke Jakarta hanya untuk beli barang ini itu. Tinggal "klak-klik" aja barang sudah sampai. Sekarang ini mudah bahkan mudah sekali.



Namanya toko yah, pasti harus dong dibayar lunas. Iya gak? Ehh tapi engga juga sih. Tidak selamanya apa-apa harus dibayar lunas langsung. Untuk yang ingin bebannya lebih ringan ya bisa juga dicicil. Iya, DICICIL. Inget teman-teman.
Loh? Bisa? Kaya motor aja, pake kredit segala. Loh, loh, loh jangan salah, memang sih yang paling umum untuk dicicil ya kendaraan bermotor. Tapi semua bisa kok dicicil asal tau caranya. BAHKAN, BISA CICIL ONLINE. Enak kan, enak kan?

Memang, ada banyak perusahaan yang menawarkan jasa kredit tapi apakah terpercaya? Sudah ada buktinya? Kalau belum, mending jangan asal-asalan milih perusahaan deh. Lalu Mas Hamam ada rekomendasi perusahaan yang terpercaya? Ehem, ya ada dong. Namanya adalaaaaaaaah Home Credit Indonesia.



Ini nih gambaran Home Credit Indonesia yang saya ambil infonya dari website resmi Home Credit Indonesia ( www.homecredit.co.id )


Home Credit Indonesia
Didirikan pada tahun 2013, Home Credit Indonesia telah bertransformasi dari sebuah perusahaan start-up ke perusahaan pembiayaan nomor satu di Indonesia.
Perjalanan kami dimulai di Jakarta. Dalam empat tahun, pelayanan kami telah berkembang pesat tidak hanya di Jabodetabek, tetapi juga di kota-kota besar di seluruh Indonesia seperti di Bandung, Makassar, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Malang, Denpasar, Pekanbaru, Medan, Batam, Palembang, Banjarmasin, Pontianak, Manado, Balikpapan, Lampung, Samarinda, Padang dan Mataram. Kami berencana untuk mengembangkan layanan ke seluruh kota-kota di Indonesia hingga tahun 2018.
Produk dan layanan kami yaitu:

1. Pembiayaan di toko
Pembiayaan non-tunai langsung di tempat kami sediakan untuk konsumen yang ingin membeli produk-produk seperti perabot rumah tangga, peralatan elektronik, TV, laptop, handphone, gadget, dan furnitur.
2. Pembiayaan Multiguna
Layanan pembiayaan ini kami tawarkan bagi pelanggan setia kami untuk memenuhi kebutuhan mereka (seperti renovasi rumah, biaya pendidikan, atau bahkan untuk berlibur).

3.Cicilan Belanja Online
Layanan pembiayaan bagi pelanggan yang ingin berbelanja di situs belanja online.

Seiring dengan berkembangnya jaringan distribusi kami, varian produk kami juga akan semakin berkembang. Kami ingin senantiasa berkembang bersama dengan pelanggan kami, dan menjadi inspirasi solusi yang cerdas dan sederhana untuk hidup yang lebih mudah.



Gimana? Mantap kan? Sudah tersebar di Jabobetabek dan kota-kota besar lainnya di Indonesia. Tidak diragukan lagi kredibilitasnya. Langsung aja akses lewat link www.homecredit.co.id

Eits, tunggu dulu. Bagi kalian-kalian yang punya smartphone (pasti punyalah), sekarang Home Credit Indonesia punya aplikasinya loh. Ini untuk memudahkan kita dalam mengakses apa-apa yang diperlukan untuk kredit hanya dari handphone. Enak bukan? Canggiiiih. Jaman live digital gitu loh. Langsung saja download di Playstore. Ketik "My Home Credit" dan taraaa install jangan pake lama.




Sedikit mengenai Aplikasi My Home Credit ini. Menurut saya, aplikasi ini sangat bermanfaat terutama bagi kalian yang ingin kredit via online. Saya sudah pasang aplikasinya di smartphone saya dan begini tampilan awalnya.



Nah bagi yang belum punya akun di Home Credit, langsung saja daftar. Mudah sekali mendaftarnya, hanya perlu nomor handphone. Saya walaupun belum ingin kredit barang, tapi sudah daftar. Barangkali lain waktu perlu. Ini tampilan untuk mendaftarnya. Sangat simple dan user friendly.



Langsung saja daftar, jangan pake lama. Untuk tampilan awal setelah login sangat simple dan jelas. Jadi tidak akan bingung jika ingin ini-itu.



Sebelum lanjut, di My Home Credit ini ada PIN seperti ATM. Jadi akun kita akan aman, jika handphone hilang atau dipinjam orang.



Oke lanjut. Di situ terdapat beberapa menu seperti Simulasi Cicilan, Lokasi Toko, e-Shops, dan Jaminan Kami. Mari bahas sedikit satu per satu.

1. Simulasi cicilan
Ini berguna untuk melihat berapa yang harus dibayar, berapa persen DP nya, berapa bulan cicilannya, dan lain-lain. Sangat memudahkan dan memberi gambaran para konsumen.




2. Lokasi terdekat
Kalau ini untuk melihat tempat kita dan tempat terdekat Agen Home Credit Indonesia. Sangat memudahkan kita untuk mencari.



3. E-Shops
Di menu ini kalian disuguhkan toko online yang bekerja sama dengan Home Credit Indonesia. Jadi kita bisa mudah ketika akan kredit suatu barang di salah satu toko online tersebut.



4. Jaminan Kami
Untuk menu Jaminan Kami ini dilihatkan apa-apa saja yang dijamin oleh Home Credit Indonesia.





Nah, bagaimana? Sangat sederhana tapi sangat membantu kan Aplikasi My Home Credit ini? Makanya, saya ingatkan lagi, segera download di Playstore dan segera daftar.
Oh iya, lalu bagaimana cara pengajuan cicilan nya? Tenang, akan saya jelaskan. Infonya sebenarnya sudah ada di Aplikasi My Home Credit tapi saya jelaskan lagi.

CARA PENGAJUAN CICILAN
















Langsung saja ajukan cicilan ke Home Credit Indonesia.

Senang rasanya bisa berbagi informasi kepada kalian. Saya tidak perlu door to door ke rumah kalian. Kalian hanya perlu baca blog ini dan tau semua informasi tentang Home Credit Indonesia.

Era digital yang memberi banyak dampak positif ini harus kita manfaatkan. Jangan sampai malah menjerumuskan kita ke dalam hal-hal yang tidak baik.

Live digital sekarang ini juga akan terus berkembang seiring berkembangnya zaman. Jadi jangan sampai ketinggalan. Tetap belajar dan tetap bermanfaat bagi orang lain.
Semoga apa-apa yang saya tulis bisa bermanfaat untuk kalian semua.
Sekian. Terima kasih.

Read more

Review Stand Up Comedy Academy 2

Review Stand Up Comedy Academy 2

SUCA 2 INDOSIAR

Indosiar lagi-lagi membuat suatu gebrakan yang sangat keren untuk program-programnya. Setelah sukses dengan Dangdut Academy, kemudian Indosiar membuat program acara Stand Up Academy yang pertama tayang pada tanggal 5 Oktober 2015. Stand Up Comedy Academy atau SUCA langsung menarik perhatian para penonton setia Indosiar dibuktikan dengan menjadi trending topik nomor satu di Twitter Indonesia pada penayangan perdananya.

Dan juara pertama Stand Up Academy season satu yaitu Chrismanto Eka Prastio atau Mas Cemen, juara kedua Siprianto Jody Paul Pae atau Ephy Pae atau lebih dikenal Ephy Sekuriti, dan juara ketiga Musdalifah Basri.


Melihat antusias para penonton terhadap SUCA season satu, Indosiar kembali mengadakan ajang kompetisi yang masuk ke nominasi TV Program of The Years versi Indoneisan Choice Awards 2016 itu dan diberi nama Stand Up Comedy Academy 2 atau SUCA 2.

Berikut ini keseruan Audisi Stand Up Comedy 2 yang diliput oleh Tim Hot Issue






Setelah melewati audisi yang diadakan di 6 kota di Indonesia, terpilihlah 42 komika (sebutan untuk stand up comedian) terbaik di seluruh Indonesia. Berikut nama-nama komika SUCA 2 dan mentor yang membimbing :

  1. Tim Gilang Bhaskara diisi oleh delapan komika, yaitu Rizky Biebier (Jember), Anyun (Bandung), Indra Turner (Bekasi), Saktiwawan (Malang), Adhit (Jakarta), Arif Brata (Makassar), Boy Laode (Makassar), dan Fachry (Pare Pare).
  2. Kedua, Tim Daned kebagian sembilan peserta, yakni Syamsuri (Cikarang), Wawan (Bekasi), Kokom (Cianjur), Ichal (Palu), Coki Anwar (Jogja), Luigi Gian (Bandung), Rully (Makassar), Pak Baho (Medan), dan Sigit (Bekasi).
  3. Selanjutnya, Mosidik harus menjadi mentor untuk timnya yang berjumlah delapan orang, terdiri dari Amall Buton (Buton), Octa (Blitar), Tomy Babap (Tangerang), Arafah (Depok), Egik (Sidoarjo), Rizky Teguh (Medan), Arif Alfiansyah (Surabaya), dan Takdir (Gowa).
  4. Sama seperti Daned, Isman HS yang tahun lalu berhasil mengantar Mas Cemen sebagai juara SUCA, juga kebagian mementori sembilan peserta. Mereka adalah Levi (Karawang), Adnan (Tegal), Coki Pardede (Depok), Ari Rante (Depok), Iman Batax (Medan), Adit Nganga (Bogor), Dedi Gigis (Surabaya), Wanda (Medan), Ario Sakti (Malang).
  5. Dan terakhir, sebagai mentor baru SUCA 2, Arief Didu memiliki tim yang berisi Aci Resti (Tangerang), Aidil (Bandung), Sugeng (Purworejo), Afif Xavi (Jakarta), Raim Laode (Wakatobi), Ilham (Medan), Anto Bangor (Jakarta), Ridho Brado (Medan).

Untuk tahu wajah-wajah para komika ini, berikut Stand Up Comedy 2 - Welcoming Show




Selain para komika, ada juga mentor, juri dan host yang tak kalah lucu. Berikut mentor, juri, dan host SUCA 2

Mentor, Juri, dan Host SUCA 2

Kerennya di SUCA 2 ini, juri yang dihadirkan memang orang-orang yang sudah berpengalaman di bidang stand up comedy dan lawak. Dan ditambah satu juri perempuan cantik yang mewakili orang yang awam tentang stand up comedy.
Mentor dan hostnya juga lucu-lucu dan bisa mencairkan suasana. 


***

Di episode awal Stand Up Comedy 2 - 42 Besar Group 1, komika Deddy Gigis harus gantung mic. Komika asal Surabaya ini dianggap kurang baik di antara komika lainnya.

Berikut tayangan Stand Up Comedy 2 - 42 Besar Group 1




Dan komika lain yang dianggap juri kurang memuaskan penampilannya, harus gantung mic pada setiap episodenya.

SUCA 2 ini menurut saya kompetisi yang sangat ketat, terbukti dengan komentar-komentar juri yang menganggap bahwa para komika terus berkembang setiap harinya.

Semakin hari dan semakin sedikit komika yang tersisa, semakin ketat pula kompetisinya. Para komika dituntut untuk membuat materi setiap harinya, bahkan sampai kelelahan dan jatuh sakit.

Di sinilah menurut saya kekurangan dari SUCA 2 ini. Saran saya, sebaiknya beri jeda untuk komika memikirkan materi apa yang akan dibawakan di atas panggung dalam artian bahwa SUCA 2 jangan ditayangankan setiap hari. Mungkin Senin sampai Jumat sudah lebih dari cukup.


Tapi terlepas dari itu, menurut saya SUCA 2 ini merupakan kompetisi yang menarik. Banyak tantangan yang diberikan oleh juri demi mendapatkan Sang Juara. Komika bukan hanya dituntut untuk membawakan materi saja, tetapi juga ditantang bermain Stand Up - Challenge. Mulai dari :

Roasting

Salah satunya me-roasting Abdel Achrian.




Acting Out

Oleh Arafah, Adit Nganga dan Sakti Wawan.




Adalagi Riffing Battle, Improv Comedy, dan lain sebagainya.


***

Di luar dari persaingan antar komika, banyak sekali kejadian-kejadian lucu yang membuat penonton tak sungkan untuk tertawa lepas. 

Seperti Mamah Afif yang Stand Up Comedy, bagi yang belum nonton ini dia videonya dari vidio.com




Dan juga kejutan yang disiapkan oleh Tim Stand Up Comedy Academy 2 kepada beberapa komika, di antaranya :

Untuk Anyun, berikut videonya




Untuk Arafah, berikut kejutannya



Dan banyak kejutan lainnya. Bahkan beberapa komika juga mendapat hadiah dari juri dan host. Entah itu berupa uang bahkan motor. Inilah warna-warni dari SUCA 2.


***

Di SUCA 2 ini ada juga yang namanya Callback. Jadi, komika yang telah gantung mic tetapi masih layak untuk berkompetisi di SUCA 2 akan dipilih juri dan bisa tampil di panggung SUCA 2 lagi.

Dikutip dari liputan6.com, Syamsuri, komika asal cikarang mendapat kesempatan itu. Tetapi dia tidak bisa membayar kepercayaan juri dan tampil kurang baik hingga akhirnya dia gantung mic lagi.

Hingga akhirnya SUCA 2 memasuki babak 5 besar. Ada Aci (Tangerang), Raim Laode (Wakatobi), Tomy Babap (Tangerang), Arafah (Depok), Wawan (Bekasi). Dan sayang sekali, Tomy Babap harus gantung mic.




Di babak 4 besar, Raim Laode yang harus gantung mic. Dan tersisa Aci, Arafah, Wawan yang melaju ke babak Grand Final.


Raim Laode SUCA 2


Di babak Grand Final, persaingan sangat ketat dan membuat juri bingung untuk menentukan Juara 1, 2, dan 3. Semuanya bagus dan lucu. Tetapi memang harus ada yang jadi juaranya, jadi juri harus menentukan.

Grand Final SUCA 2


Dan terpilih Aci Resti sebagai juaranya. Komika wanita pertama yang memenangkan kompetisi Stand Up Comedy. Disusul Arafah, kemudian Wawan.

Aci Resti SUCA 2


Berikut video Aci Resti di Grand Final 




Terima kasih Indosiar yang telah menyajikan tontonan yang keren.



Kritik dan Saran :

  1. Semoga ada Stand Up Comedy Academy 3
  2. Menambah jumlah kota untuk audisi
  3. Jangan tayang setiap hari, agar komika tidak berat dalam membuat materi. Tetapi jika komika sanggup, ya lanjutkan saja.
  4. Tetap mengundang bintang tamu yang keren-keren.
  5. Jangan kehilangan ciri khas
  6. Dan bisa membuat penonton Indonesia tertawa terus.

Sekian dan terima kasih.



Read more

Laptop Gaming Murah 2016

Hahihuheho - Cari Laptop Gaming Murah? Mungkin video di bawah ini bisa membantu anda menemukan laptop gaming murah pada tahun 2016.

 Laptop memang sekarang menjadi kebutuhan bagi beberapa orang. Bagi para pekerja maka akan membantu pekerjaanna dan bagi para siswa laptop menjadi sarana mencari info dan ilmu yang belum diajarkan oleh guru di sekolah.

Tetapi bagi para gamers, laptop menjadi bagian hidupnya. Karena dengan laptop, mereka bisa bermain game. Tapi bingung memilih laptop gaming murah?

Simak video di bawah ini :




Video dari jalantikus.com

Read more

Cara Mencuci Jersey Grade Ori Dengan Benar

Hahihuheho - Memiliki Jersey tim sepakbola kesayangan merupakan hal yang menyenangkan. Apalagi jika memiliki yang Original plus ada tanda tangan pemain tim kesayangan. Emmm ga bisa diungkapkan deh rasa senengnya.


Tapi bagi yang masih belum bisa beli yang Original, jersey Grade Ori pun tak apa. Yang penting nonton bareng komunitas masih tetep kece.


Tapi bagaimana jika Jerseynya kotor? Bagaimana cara mencuci jerseynya? Bagaimana cara mencuci jersey yang benar?

Cara mencuci jersey memang gampang - gampang susah. Yang penting telaten.

Langsung saja, ini cara mencuci jersey yang baik dan benar.










Semoga video cara mencuci jersey di atas bisa bermanfaat.
Read more